Skip to content

Kadar Air di Lapangan

Desember 30, 2010

Dalam berbagai kegiatan konstruksi, pengendalian dalam masalah kualitas merupakan hal yang mutlak. karena itu menyangkut mutu dalam suatu produk yang dihasilkan. salah satu pengujian yang sering dilakukan ialah pengujian kadar air. bila rekan – rekan yang biasa melakukan pengujian di laboratorium seperti mekanika tanah pasti sangat familiar untuk pengujian ini. nah, untuk mengetahui kondisi kadar air di lapangan biasanya digunakan alat speedy.

Peralatan antara lain, alat speedy bertekanan gas menggunakan kalsium karbida, timbangan (M 231), dua buah baja berdiameter 31,75 mm dan lainnya). Bahan yang digunakan adalah Reagan kalsium karbida (bahan Reagan kalsium karbida harus berbentuk bubuk halus dan mempunyai kadar yang dapat menghasilkan gas asetilen dengan jumlah minimal 0,14 m3/kg kalsium karbida.

berikut prosedur dalam pengujian kadar air menggunakan alat speedy ( ringkasan dari SNI 03-1965.1-2000) :

  1. timbang benda uji dengan tepat seberat yang ditentukan dengan timbangan yang sesuai spesifikasi alat speedy, kemudian masukkan benda uji ke dalam penutup alat speedy.  Alat uji berkapasitas 20 gram atau 26 gr,
  2. masukkan dua buah bola baja berdiameter 31,75 mm ke dalam alat speedy yang telah diisi kalsium karbida. Dengan posisi tabung tekanan kira-kira hampir datar, masukkan penutup ke dalam tabung tekanan dan rapatkan dengan mengencangkan klem.
  3. Jaga agar kalsium karbida yang masuk tidak kontak  dulu dengan tanah sampai tabung benar-benar tertutup rapat. Angkat alat speedy ke posisi tegak, sehingga tanah yang berada di dalam penutup akan masuk ke dalam tabung tekanan.
  4. Kocok alat speedy dalam posisi datar agar semua gumpalan hancur sehingga kalsium karbida dapat bereaksi dengan air bebas yang ada. Jika bola-bola baja digunakan dalam alat speedy dan alat speedy yang besar untuk menguji agregat, alat tersebut harus dikocok dengan gerakan memutar ke depan, sehingga bola-bola baja atau agregat tidak merusak alat baca tekan atau tidak menyebabkan partikel-partikel tanah menempel pada sekat di belakang alat baca tekan.
  5. Pembacaan arloji ukur  adalah prosentase kadar air terhadap berat basah benda uji dan harus diubah ke dalam berat kering. Dengan alat speedy type super 200 D pembacaan arloji ukur adalah prosentase kadar air terhadap berat kering, dan perhitungan lebih lanjut tidak diperlukan.

    GAMBAR ALAT SPEEDY

     

 

Iklan
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: